Skill lebih penting daripada ijazah


Di era modern, ijazah sering kali hanya berfungsi sebagai "tiket masuk" untuk membuka pintu panggilan wawancara, sedangkan skill (keterampilan) adalah penentu utama yang akan mengunci kesuksesan Anda di tempat kerja. Tanpa kemampuan nyata dan kemauan untuk beradaptasi, nilai selembar ijazah menjadi sangat terbatas.

Menurut praktisi dan pakar karier, realitas di dunia kerja saat ini meliputi:
  • Ijazah sebagai Formalitas: Gelar atau ijazah membuktikan bahwa Anda mampu menyelesaikan proses belajar, namun perusahaan lebih fokus pada bukti nyata apa yang bisa Anda kerjakan.
  • Skill Mudah Dibuktikan: Di era digital, portofolio hasil kerja, proyek pribadi, dan sertifikasi profesi jauh lebih menarik perhatian rekruter daripada sekadar nama universitas.
  • Keseimbangan Keduanya: Ijazah adalah fondasi akademis yang baik, tetapi soft skill (seperti komunikasi dan kerja sama tim) serta hard skill yang relevan adalah roda penggerak karier Anda.
Untuk melihat bagaimana para ahli menyeimbangkan keduanya dan melihat tren rekrutmen terbaru, Anda dapat membaca ulasan mendalam di Media Indonesia atau mengetahui cara mengasahnya melalui artikel dari Universitas STEKOM.
Apakah Anda saat ini sedang mempersiapkan diri untuk melamar pekerjaan atau ingin beralih profesi? Beritahu saya bidang atau industri yang Anda minati, agar saya bisa merekomendasikan skill spesifik atau kursus sertifikasi yang paling dicari saat ini.

Post a Comment

Previous Post Next Post